Frank Moses adalah mantan agen CIA yang setelah pensiun merasa kesepian. Untuk membunuh sepi, Frank kadang iseng mengadakan kontak telepon dengan lembaga pensiun dengan keluhan gajian yang terlambat. Keluhan diterima customer service bernama Sarah. Meski hanya pertelepon, Frank Mulai jatuh hati. Komplain Frank mulai berulang setiap bulannya.
Namun pada malam natal sekelompok pasukan pemburu menyerbu rumah Frank. Frank lolos. Menganalisis situasinya, Frank menyimpulkan harus mengamankan Sarah, karena selama berbulan bulan hanya Sarah yang berkomunikasi dengannya. Frank kemudian menculik Sarah.
Ternyata target pembunuhan bukan hanya Frank. Mantan agen agen CIA yang terlibat dalam operasi Guatemala semua telah dihabisi. Ditemani Sarah, Frank yang dijuluki The RED ( Retired extremly Dangerous, pensiunan sangat berbahaya ) mulai mengumpulkan mantan agen yang masih hidup, dan mencari tahu siapa yang memerintahkan pembunuhan, dan mengapa ? (**).