Dendam seorang ayah atas kematian putrinya menghidupkan kembali orang yang sudah mati. Milton ( Nicholas Cage ) bangkit dari kuburnya untuk membalas kematian putrinya sekaligus menyelamatkan cucunya yang masih bayi. Putrinya dibunuh oleh sebuah sekte sesat, dan cucunya yang masih bayi itu akan dikorbankan dalam sebuar ritual bulan purnama. Ditemani Piper ( Amber Heard ), yang dikenalnya diperjalanan, Milton mengobrak abrik sekte.
Sebuah film yang sarat dengan kekerasan. Disutradarai Patrick Lussier, film ini menggabungkan perkelahian dan kebut kebutan di jalanan.
Sebuah film Eropa berlatar belakang kota London. Mitchel ( Colin Farrel ) adalah tahanan yang baru saja keluar. Dengan latar belakang hidupnya yang dipenuhi kekerasan, Mitch diterima bekerja sebagai bodyguard seorang sosialita bernama Charlotte ( Keira Knightley ) dan kakaknya Jordan. Mitch harus melindungi Charlotte terutama dari kejaran paparazi. Di sisi lain, Mitch juga harus membalaskan dendam seorang teman, dan kejaran mafia yang ingin merekrutnya. Persoalan bertambah rumit karena Mitch dan Charlotte mulai saling jatuh cinta.
Dua hal yang menyegarkan film ini adalah kehadiran Keira Knightley dan sudut sudut kota London. Selebihnya adalah dor, dor, bak, buk, dan dua kata yang paling sering muncul dalam dialog : fuck you!, Fuck off !
Ide bagus menghasilkan film bagus, berlaku untuk film ini. Edward ( Bradley Cooper ) seorang penulis gagal yang hidupnya semrawut dengan pernikahan gagal pula, dan pacar yang akan segera meninggalkannya. Namun tiba tiba semuanya berubah ketika secara tidak sengaja bertemu dengan mantan kakak iparnya. Sang kakak menawarkan pil dengan kode NZT 48, dan booom! tiba tiba lahir Edward baru dengan kemampuan luar biasa.
Dengan kemampuan barunya Edward berhasil menyelesaikan penulisan buku dalam beberapa hari. Lalu terjun ke bursa saham, dan lagi lagi booom! mendapatkan 2 juta dollar dalam 10 hari. Prestasinya membuat Carl ( Robert de Niro ), seorang konglomerat berniat merekrutnya. Edward berhasil menangani beberapa kesepakatan bisnis yang menguntungkan Carl. Namun seiring waktu, persediaan pil andalan Edwrd mulai menipis, dan efek negatifnya mulai bekerja. Hidupnya mulai kembali berantakan, dikejar kejar mafia, rentenir yang juga mulai ketagihan pil, sampai tuduhan pembunuhan terhadap seorang sosialita. Edward harus bertahan, lepas dari ketergantungan, dan mulai merencanakan masa depannya sendiri. Sementara Carl mulai mengendus rahasia pil Edward.....(***).
Itulah kuliah Joe Wilson ( Sean Penn ) di kelas yang dipenuhi oleh para mahasiswa yang dengan antusias menyimak salah seorang pembangkang perang Irak. Siapa Joe Wilson ?
Siapapun tidak menyangka bahwa mantan diplomat Joe Wilson yang pernah menjadi duta besar Amerika di beberapa negara Afrika dan timur tengah beristrikan seorang agen CIA, Valerie Plame ( Naomi Watts ). Saat itu menjelang invasi ke Irak yang konyol itu. Sebagai agen lapangan, Val bepergian ke beberapa tempat di timur tengah untuk mengendus kemungkinan kepemilikan senjata pemusnah massal oleh Saddam Husein. Sementara sang suami diminta CIA untuk menyelidiki laporan pembelian yellowcake - istilah uranium - dari Nigeria ke pihak Irak. Joe melaporkan negatif untuk transaksi dimaksud. Sementara Val berhasil merekrut koresponden untuk informasi intalasi nuklir yang dicurigai.
Akhirnya semua tahu, Presiden Bush Junior tetap melancarkan serbuan ke Irak. Joe tahu kebohongan yang dilakukan negaranya, dan dia bertekad melawan.
Diawali pembukaan yang kurang meyakinkan, pada dasarnya ide film ini sangat bagus. Tetaplah jadi patriot, meski akhirnya harus melawan pemerintahmu sendiri. Disutradarai Doug Liman, film dimulai saat sebelum pecah perang, ketika perang, dan ketika komite penyelidik kasus kebocoran identitas agen CIA yang bertugas di Irak mulai bersidang. Betapa politik memang kotor. Sebuah rumah tangga yang bahagia nyaris hancur. Dalam kehidupan nyata saat ini, pasangan Wilson tinggal di Santa Fe. (**)
Inilah film yang membuat dada kita meledak dan layak mendapat *** ( bintang 3 ), penilaian tertinggi. Memadukan kerinduan akan seorang hero dari manusia biasa, seorang ayah bagi anak anaknya, seorang suami bagi istrinya. Mereka yang tidak lagi peduli pada karirnya, bahkan pada nyawanya sekalipun.
Hari itu adalah hari biasa bagi karyawan kereta api Pennsylvenia. Will Colson ( Chris Pine ), lulusan baru akademi kereta, akan memulai pengalaman pertama sebagai masinis dibawah mentoring Frank Barnes ( Denzel Washington ) yang akan segera memasuki masa pensiun. Disisi lain anak anak SD sedang mulai menaiki gerbong kereta dalam rangka kampanye 'keselamatan berkereta'. Sementara dua orang masinis lainnya sedang bersiap menjalankan kereta dengan gerbong bermuatan kimia berbahaya dan mudah terbakar. Dan cerita dimulai dengan keteledoran dua orang terakhir ini.
Keteledoran berakibat fatal. Kereta mulai melaju secara otomatis tanpa diawaki masinisnya. Kecepatan terus bertambah dan hampir bertabrakan dengan gerbong yang berisi anak sekolah. Lolos dari kereta anak sekolah, kereta yang bergerak liar hanya dalam hitungan menit akan bertabrakan dengan kereta Frank dan Will. Bukan cuma itu, didepan terdapat kota Stanton, dengan pabrik kimia di sepanjang lintasan kereta.... (***).
Profesi apa yang paling macho bagi seorang pria?. Salah satu jawaban terbaik adalah pembunuh bayaran. Arthur Bishop ( Jason Statham ) adalah yang terbaik dalam jasa bunuh membunuh. Membunuh adalah seni. Dan pembunuhan terbaik adalah kematian senatural mungkin.
Satu masa dalam hidupnya, Arthur merekrut dan mendidik orang baru dalam bisnis ini, Steve McKenna ( Ben Foster ). Setelah dirasa cukup matang, mereka berdua menerima banyak order untuk pembunuhan. Namun bos Arthur kurang berkenan dengan kehadiran orang baru. Bukan saja kurang berkenan, Arthur sekarang dinilai menjadi lembek dan membahayakan organisasi si bos.
Arthur yang dulu pemangsa sekarang menjadi sasaran pemangsa pemangsa ganas organisasi si bos. Namun Arthur Bishop sekali lagi menunjukan kelasnya dengan membabat habis para pemangsa.
Walaupun organisasi akhirnya runtuh, permasalahan belum selesai. Steve akhirnya tahu bahwa ayahnya dibunuh oleh Arthur. Dan balas dendam mengakhiri kolaborasi dua sahabat. (*)
Frank Moses adalah mantan agen CIA yang setelah pensiun merasa kesepian. Untuk membunuh sepi, Frank kadang iseng mengadakan kontak telepon dengan lembaga pensiun dengan keluhan gajian yang terlambat. Keluhan diterima customer service bernama Sarah. Meski hanya pertelepon, Frank Mulai jatuh hati. Komplain Frank mulai berulang setiap bulannya.
Namun pada malam natal sekelompok pasukan pemburu menyerbu rumah Frank. Frank lolos. Menganalisis situasinya, Frank menyimpulkan harus mengamankan Sarah, karena selama berbulan bulan hanya Sarah yang berkomunikasi dengannya. Frank kemudian menculik Sarah.
Ternyata target pembunuhan bukan hanya Frank. Mantan agen agen CIA yang terlibat dalam operasi Guatemala semua telah dihabisi. Ditemani Sarah, Frank yang dijuluki The RED ( Retired extremly Dangerous, pensiunan sangat berbahaya ) mulai mengumpulkan mantan agen yang masih hidup, dan mencari tahu siapa yang memerintahkan pembunuhan, dan mengapa ? (**).